SURABAYA – Mengusung semangat transformasi digital, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya resmi menghadirkan program unggulan bertajuk "Rumah Berkas". Program ini merupakan platform arsip elektronik terpusat yang dirancang untuk mengelola arsip vital dan dinamis di seluruh lingkungan satuan kerja Kemenag Kota Surabaya.
Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Dr. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy., menyampaikan kebanggaannya atas perkembangan kearsipan ini. Menurutnya, arsip adalah aset tak tergantikan dan tata kelola yang baik merupakan indikator akuntabilitas sebuah instansi. "Transformasi digital kearsipan menjadi suatu keniscayaan. Rumah Berkas hadir menyederhanakan penyimpanan, pencarian, dan validasi dokumen lintas unit dengan cepat, aman, dan patuh regulasi," ujarnya.
Aplikasi Rumah Berkas mengintegrasikan pengelolaan dokumen dalam satu ekosistem yang terstandarisasi. Salah satu keunggulan utamanya adalah akses instan yang mampu mempercepat penemuan kembali dokumen krusial menjadi kurang dari 10 detik. Selain itu, integritas data sangat dijamin melalui sistem otentikasi berupa QR Code atau watermark digital guna memastikan keaslian dokumen.
Penerapan aplikasi ini juga difokuskan untuk memperkuat program mitigasi bencana kearsipan. Dokumen-dokumen penting masyarakat seperti arsip register Akta Nikah di Kantor Urusan Agama (KUA), serta Buku Induk Siswa dan Ijazah di Madrasah kini tersimpan dengan jauh lebih aman.
Dampak nyata dari efisiensi operasional ini langsung dirasakan pada peningkatan kualitas layanan publik. Kepala KUA Kecamatan Sawahan, Sarwo Edy, S.Ag., M.H., mengungkapkan bahwa proses legalisir buku nikah kini menjadi sangat cepat, tepat, dan akuntabel. "Cukup 5 menit," tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala MAN Kota Surabaya, Drs. Fathorrakhman, M.Pd., menyatakan bahwa Record Center Digital ini mendorong institusinya menuju Madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.
Sebagai penutup, Dr. Muhammad Muslim menegaskan komitmen Kemenag Kota Surabaya untuk menjadi percontohan. "Kemenag Kota Surabaya siap menjadi kiblat tata kelola naskah yang baik, dan Rumah Berkas adalah solusinya," pungkasnya.